Tag

, , ,

Tittle : You, Computer, and Me.

Author : Pie Cherry

Main Cast :

-Kim Jong In/Kai (EXO K)
-You

Genre : Romance, little bit of Comedy, and find it by your self :p

Rating : PG-13

Length : One Shot,Drabble ?

N/A : hai-hai xD balik lagi dengan Pie Cherry si kue pai dengan taburan cherry diatasnya (?) kali ini atau pertama kalinya bikin FF yang lenghtnya berjenis Drabble walaupun mungkin lebih dari 200 kata :p oKAI, happy reading x3

 

~++OoO++~

Kau menatap layar ponselmu dengan sebal, sambil menggerutu kesal kau lempar ponsel itu di ranjang berwarna kuning milikmu. Sebenarnya kau sedang mengharapkan sebuah pesan masuk di ponselmu, akan tetapi pesan itu belum juga datang, kau tatap jam dinding itu dengan berdecak kesal.

“oh.. ayolah!!” kau segera merebahkan badanmu dan menutup matamu walaupun kau tidak ada menguap sekalipun.

Tiba-tiba ponselmu ahirnya berdering dengan bahagia, dan segera meminta pemiliknya untuk mengambilnya. Matamu yang awalnya tertutup rapat, terbuka seketika dan segera menyambar ponsel itu dengan kasar.

Mianhae baru membalas pesanmu sekarang,
maaffff!!!                                                               .

 

Kai.

Kau berdecak dengan amat kesal, bahkan kau ingin sekali menghempas ponselmu sekarang, tapi kau urungkan niatmu karena hanya membuat kau semakin marah. Jarimu pun menari-nari dengan cepat diatas tombol-tombol ponsel itu. Send!

Kemana saja kau?? Sudah 3 jam kau tak mem-
balas pesanku                                                          .

10 menit kemudian, ponselmu kembali berdering. Kau semakin kesal dan marah-marah tidak jelas.

Aku hanya dirumah. Main game dengan hyung-hyung

ku . Sungguh hanya main game!                                     .

 

Kai.

Kau percaya pada lelaki itu, memang selalu percaya. Karena Namja-Chingu mu itu memang penggila game sama dengan hyung-hyung lelaki itu, Kyuhyun dan Chanyeol. Walaupun kau tak yakin Chanyeol dapat bertahan, karena Chanyeol itu tipe romantis dan terlihat tidak menyukai game.

Ne, aku percaya. Tapi, aku tak yakin Chanyeol Oppa ber-
main game dengan kalian                                                      .

 

SEND! Klick~

5 menit kemudian ponselmu berbunyi nyaring, dan kau cepat-cepat membuka pesan masuk didalamnya.

Tidak, dia lumayan jago bermain game komputer dengan
kami. Tapi,tunggu dulu.. kenapa kau malah menanyakan
dia? Bukannya aku pacarmu?                                                  .

 

Kai.

Kau mengusap pelan keningmu, dan ahirnya memilih diam. Sebaiknya kau harus mandi dalam upaya menyegarkan pikiranmu dari perasaan kesal dengan Kai, pacarmu.

^^^^~

Setelah mandi, kau segera duduk diatas ranjangmu sambil mengelap sisa-sisa air yang masih beredar di rambutmu. Matamu terbelalak kaget ketika melihat 27 panggilan tak terjawab hanya dari Kai, belum sempat kamu menelepon lelaki itu, ponselmu tiba-tiba berbunyi.

Yoboseyo?”

“kenapa kau tak menjawab teleponmu?”sambar Kai dengan segera. Kau tercekat, dan menarik nafasmu dengan berlebihan.

“tadi, aku sedang mandi”sahutmu dengan lemah, sebenarnya yang ingin marah itu kamu atau Kai?

Kai terdiam diujung sana, merasa bersalah mungkin?

“ah..ng..lagi apa?” suara Kai seolah tersendat-sendat, namun lelaki itu berhasil berbicara ahirnya.

“kamar..”jawabmu dengan ketus, berharap lelaki di ujung sana mengerti perasaanmu.

“kau marah denganku?”

molla..”

“….”

“kau sedang bermain komputer?”tanyamu dengan kesabaran yang ada.

“emm, ya begitulah”

Kau berdecak kesal dan menahan amarahmu dengan cara mengepalkan tanganmu kuat-kuat. Lagi-lagi komputer!

“bisa temani aku ke toko buku?”

“ah tapi aku…” Kai berhenti berbicara, dan kau tahu apa maksud lelaki itu.

“kau tak mau?”tanyamu pelan, sebenarnya sudah dari awal menyadarinya.

“eh, aku mau..tapi tung-“

“yasudah!”bentakmu marah, dan segera mematikan ponsel itu dengan kesal, saking kesalnya air matamu berjatuhan dengan mudahnya. Kau menangis.

Kejadian ini sudah sering terjadi, bahkan setiap hari. Kali ini kesabaranmu sudah diambang batas, bagaimana mungkin jika kau harus bersaing dengan alat eletronik yaitu ‘Komputer’? Kai sudah terlalu cinta dengan komputernya bahkan melupakan dirimu sendiri, sebagai yeoja chingu nya. Kai juga tergila-gila dengan yang namanya ‘game’ , ia selalu bermain game dengan hyung-hyung ababil(?) nya yang juga suka games. Berkali-kali ponselmu berdering, akan tetapi tak ada niat bagimu untuk mengangkatnya, sambil terisak pelan kau segera mengganti bajumu untuk pergi ke toko buku. Kau pun berfikir bahwa sebaiknya kau ahiri saja hubunganmu dengan lelaki itu, tapi kau tentu masih sayang dengan namja itu.

++_++

Toko buku..

Kau mencari-cari buku yang sedang kau cari saat ini, tiba-tiba kau menemukan sebuah buku berjudul ‘komputer’ dan hampir saja kau ingin melempar benda itu jauh darimu, tapi kau segera urungkan niat itu. Menyebalkan, hanya karena benda eletronik itu.

Kau segera berjinjit ketika sadar buku yang kau cari itu ada di rak buku yang paling atas, tapi itu sia-sia. Kau segera meloncat-loncat untuk mengambil buku itu, tetap juga tidak bisa. Kau terdiam, ingat ketika kau dan Kai pergi ke toko buku bersama-sama, ketika ada buku yang tidak dapat kau jangkau, Kai akan segera mengambilnya dengan satu tangan tanpa harus berjinjit sepertimu. Kau yang cengeng itu kembali menangis pelan, hanya ada satu tetes air mata jatuh dipipimu, selanjutnya kau segera mengelap sisanya secapt mungkin.

Tiba-tiba sebuah tubuh besar menghalangimu dan segera mengambil buku yang tadi kau incar, kau mendongak pada tubuh tinggi itu, sejenak kau tercengang.

“sudah kubilang, tunggu aku”sambar lelaki itu pelan, ia kemudian memberikan buku itu padamu. Seolah tak ada waktu untuk berbicara, kau hanya diam mendongak menatap mata indah milik Kai. Ia yang awalnya tidak terfokus padamu kemudian sadar, bahwa dari tadi kau memandangnya. Lelaki itu segera salah tingkah.

“kenapa kau lihat aku seperti itu?”tanya lelaki itu sedikit kasar namun terdengar lucu.

Kau hanya diam, dan tetap terpaku pada mata lelaki itu. Kai terdiam, kemudian menghembuskan nafas lega. Ia mengusap kepalamu dengan pelan, kemudian tersenyum dengan tulusnya.

“mianhae..”kata Kai dengan pelan kemudian mengusap kepalamu dengan kencang.

“mungkin selama ini, aku memang jarang membalas pesan darimu, aku tahu itu. Aku memang babo..”

Lelaki itu terus melanjutkan kalimatnya “aku sadar, kau juga butuh perhatian dariku.. padahal kau sendiri yeoja chingu(pacar) ku..”tunduk lelaki itu, kau tatap matanya itu, terlihat kejujuran didalamnya.

Sejenak kau tertawa pelan, ia hanya diam bingung melihatmu saat itu.

“kau tidak perlu bersikap seperti itu, aku memang selalu memaafkanmu..”jawabmu dengan tegas, namun senyummu tersungging dibibir merahmu.

“lagipula, ini hanya masalah kecil..”tambahmu sambil tertawa, awalnya Kai terdiam kemudian ia juga ikut tertawa.

“Gomawoo..”teriak lelaki itu girang sambil memelukmu dengan erat, kau segera melepaskannya sambil menggerutu pelan, ia tahu jika wajahmu memerah.

~~

“sudah selesai?”tanya Kai, kau mendongak pada lelaki tinggi itu dan kemudian tersenyum. Ia merangkulmu dan meletakkan lengan kanannya di bahumu.

“hei..kau mau  bermain game denganku?”tanya Kai sambil tertawa, kau berfikir sejenak.

Mungkin saatnya kau mencoba mempelajari yang namanya ‘game’ itu. Seseru apa ‘game’ itu hingga Kai amat menyukainya?

“baiklah, tapi kau harus mengajariku!”kau berpura-pura bersikap tegas, lelaki itu tertawa.

“tentu saja..”sahut lelaki itu senang.

 

End ._.v wkwkw, sori ya kalau TYPO u,u